Featured Posts

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 05 Januari 2017

Waspada! 10 Penyakit Ini Dapat Membunuh Kucing Peliharaanmu

Totalitas dalam merawat kucing merupakan bukti kepedulian dan kasih sayang kamu terhadap hewan peliharaan. Mengetahui berbagai hal terkait perawatan kucing adalah pengetahuan yang semestinya dimiliki olehmu yang berminat atau sedang memelihara hewan berbulu ini. Salah satu hal penting yang harus kamu ketahui adalah penyakit yang akan menyerang kucing serta gejalanya. Penyebab yang paling sering ditemui adalah dari makanan.
Makanan kucing ternyata dapat menimbulkan berbagai penyakit. Sakit yang paling sederhana adalah tersedak, muntah, bahkan alergi. Bagaimana dengan penyakit lainnya? Let’s check it out, catlovers!

1. Diabetes

Kelebihan karbohidrat dapat mengakibatkan kucing diabetes. Kucing gemuk yang malas bergerak, lebih rentan terserang penyakit ini. Adapun gejalanya, antara lain:
  • Nafsu makan yang berlebihan
  • Kencing secara berlebihan dan tidak wajar
  • Peningkatan asupan air, kucing menjadi banyak minum
  • Penurunan berat badan yang drastis meski makannya banyak
Penanganan awal untuk kucing diabetes, adalah dengan memberikan makanan rekomendasi bagi kucing yang mengalami diabetes. Makanan tersebut dapat diperoleh di petshop.

2. Feline Chlamydia

Penyakit kucing kali ini dipengaruhi oleh bakteri dan menyerang saluran pernapasan bagian atas. Feline chlamydia dapat menyebabkan konjungtivitis yang menyerang daerah sekitar mata sehingga mata terlihat kemerahan, peradangan, berair, gatal dan nyeri. Adapun gejala umumnya, antara lain:
  • Batuk
  • Bersin
  • Aneroksia
  • Radang paru-paru
  • Masalah pernapasan
  • Demam
  • Hilang nafsu makan
  • Hidung berwarna merah disertai pilek
Apabila kucing kamu terkena gejala tersebut, segera lakukan isolasi agar tidak menulari kucing yang lain.

3. Feline Infectious Peritonitis (FIP)

Penyakit yang disebabkan oleh virus ini biasa juga disebut radang selaput rongga perut dan dada. Ada dua jenis bentuk dari virus ini, yakni dalam bentuk basah dan kering. Bentuk basah berarti virus ini melibatkan cairan di dalam perut, sedangkan bentuk kering berarti tidak melibatkan cairan di dalam perut. Virus ini pun cukup berbahaya karena dapat menyebabkan kematian bagi kucing. Adapun gejalanya, antara lain:
  • Badan mudah lesu
  • Diare
  • Demam
  • Muntah
  • Nafsu makan menghilang
  • Berat badan berkurang drastic
  • Bersin
  • Mata berair
  • Pada bentuk kering, dapat terjadi gejala kejang-kejang
Pencegahan terhadap penyakit ini adalah lebih utama. Jaga kebersihan kandang dan peralatan, selalu cuci dengan sabun, deterjen atau desinfektan. Desinfektan yang murah meriah dan cukup efektif adalah larutan kaporit. Jangan sampai kucing kesayangan kamu terkena, karena sampai saat ini, vaksin untuk penyakit FIP masih belum tersedia di Indonesia.

4. Feline Leukimia Virus

Penyakit ini disebabkan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Feline Leukimia Virus dapat mengakibatkan berbagai bentuk kanker dan penyakit lainnya yang terkait. Virus ini datang karena berbagi makanan dan tempat air yang terkena atau kontak dengan urine, feses dan air liur dari kucing yang terinfeksi. Dapat juga disebabkan oleh induk yang telah terinfeksi kemudian menular pada janin dalam rahim. Meski tanda-tandanya beragam dan akan terlihat dalam jangka waktu bertahun-tahun, namun beberapa gejala yang dapat dikenali, antara lain:
  • Nafsu makan hilang
  • Anisocoria atau pupil mata kanan berbeda ukuran dengan pupil mata kiri
  • Infeksi pada kulit, kandung kemih dan saluran pernafasan
  • Kejang
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening
  • Lesi kulit, semacam jaringan abnormal pada kulit
  • Kelelahan
  • Demam
  • Turunnya berat badan
  • Stomatitis
  • Gingivitis (gusi)
  • Anemia
  • Diare
  • Sakit kuning

5. Feline Immunodeficiency Virus (FIV)

Penyakit yang sama mengerikannya dengan AIDS pada manusia ini, ditularkan oleh gigitan kucing yang terinfeksi atau induk kucing yang menularkan pada janin dalam rahimnya. Gejalanya antara lain:
  • Diare terus-menerus
  • Infeksi mulut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Munculnya beberapa masalah pernafasan
Kucing rumah memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit ini dibandingkan kucing yang lebih sering berada di luar. Apabila kucing kamu terkena, segera lakukan isolasi agar tidak menulari kucing yang lain.

6. Feline Calicivirus

Penyakit yang biasa menyerang kucing dan menyebabkan gangguan pernapasan, luka sekitar bibir dan mulut seperti sariawan ini disebabkan oleh virus dan menular. Virus ini dapat menyerang semua ras pada kucing. Penyebaran virus ini dapat melalui air liur, cairan yang keluar dari hidung dan mata dan kadang-kadang melalui feses. Wabah biasanya terjadi pada kandang atau populasi kucing yang padat, ventilasi kurang baik, kandang kurang bersih, nutrisi kurang, dan suhu yang ekstrim; terlalu panas atau terlalu dingin. Gejala yang diperlihatkan pada penyakit ini adalah:
  • Batuk
  • Pilek dan bersin
  • Cairan berlebih pada mata dan hidung
  • Luka (ulkus) seperti sariawan pada bibir, hidung, mulut, lidah yang membuat kucing tidak nafsu makan. Terkadang ulkus juga muncul disela-sela cakar
  • Demam tinggi
  • Sulit bernafas/peradangan paru-paru
Penanganan awal bila kucing kamu mengalami gejala-gejalanya, adalah dengan pertama kali mengisolasinya dari kucing-kucing yang lain. Kemudian beri makanan yang lunak dan tidak perlu dikunyah, suapi bila kucing tidak mau makan. Bersihkan pula kotoran pada hidung dan mata kucing secara rutin.

7. Parasit

Ada beberapa jenis parasit yang biasa menyerang kucing kesayanganmu. Di antaranya parasit eksternal seperti kutu yang bersarang di sekitar bulu terutama bagian perut, dan tungau di sekitar telinga. Gejalanya adalah gatal yang akut. Ada pula parasit internal yang biasanya disebabkan oleh cacing tambang dan cacing pita. Yang perlu diwaspadai adalah parasit berbahaya yang dapat menyerang kucing, seperti coccidia yang menyerang sel-sel lapisan pada usus ataupun parasit heartworm (cacing hati). Kedua parasit tersebut dapat menyebabkan kematian pada kucing.

8. Penyakit saluran kemih

Penyakit ini mengganggu sistem kemih kucing yang akan menimbulkan peningkatan frekuensi meningkatnya buang air, rasa nyeri dan pendarahan. Gejalanya adalah:
  • Sering buang air kecil
  • Terdapat darah dalam urine
  • Kesulitan buang air kecil
  • Hilangnya nafsu makan
  • Muntah
  • Dehidrasi
  • Depresi
  • Kematian
Penanganan awal penyakit ini adalah dengan memberinya cukup banyak minum dan menjaganya dari stres.

9. Feline Panleukopenia

Penyakit ini menyerang sistem kekebalan tubuh dikarenakan sel darah putih kucing yang menurun. Hal ini akan berakibat kucing rentan terserang penyakit atau mudah mengalami infeksi. Feline Panleukopenia adalah salah satu penyakit menular yang dapat ditularkan melalui kontak dengan kucing yang terinfeksi melalui tempat makan, bulu dan kaki. Gejalanya antara lain:
  • Hilangnya nafsu makan
  • Diare yang disertai darah
  • Dehidrasi parah
  • Muntah
Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan vaksin pada kucing.

10. Rabies

Rabies merupakan penyakit menular. Penularannya melalui gigitan hewan yang terinfeksi rabies. Infeksi ini dapat langsung menyerang sistem saraf pusat. Gejala yang muncul pada kucing yang terinfeksi rabies antara lain:
  • Demam
  • Perilaku kucing tidak menentu
  • Keluar air liur secara berlebihan
  • Menggigiti benda
  • Melebarnya pupil
  • Perubahan abnormal pada nafsu makan
  • Agresif berlebihan
  • Menanggapi setiap stimulus
  • Pada tahapan terakhir, mengalami kelumpuhan
  • Kegagalan dalam pernafasan
  • Kematian
Rabies dapat dicegah dengan memberikan vaksin pada kucing.
Dengan mengetahui 10 penyakit berbahaya yang dapat menimbulkan kematian ini, diharapkan para catlovers bisa lebih waspada dan berhati-hati. Melakukan vaksinasi untuk kucing sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit terutama yang disebabkan oleh virus. Karena penyakit dari virus ini yang umumnya dapat menyebabkan kematian.
Selain itu, menjaga kebersihan, memisahkan peralatan, serta memantau makanan kucing adalah di antara bentuk upaya menjaga kesehatannya. Jika ditemukan gejala yang mengarah pada salah satu penyakit berbahaya di atas, segera diberi tindakan dengan membawa kucing kesayanganmu ke dokter. Keep your lovely cat healthy, ya!

Manfaat nutrisi yang ada dalam kandungan makanan kucing


Nutrisi makanan ini global untuk setiap jenis kucing mana saja, pastikan kucing mengkonsumsi entah makanan pabrikan atau makanan umum harus mengandung beberapa komposisi seperti sebagai berikut.
Vitamin A : Minyak ikan dan suplemen vitamin A khusus kucing, bermanfaat untuk mempertajam penglihatan kucing, menyehatkan kulit kucing dan bagus untuk kekebalan tubuh kucing.
Vitamin E+C : Minyak sayur dan suplemen vitamin E+C, bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Omega 3 & 6 : Kuning telur, minyak ikan dan flaxseed, bermanfaat untuk memperindah dan mencegah bulu kucing rontok.
Calcium : Daging ayam, daging domba dan ikan, calcium hampir sama seperti vitamin e dan c yang bermanfaat untuk menjaga tulang dan gigi tetap sehat.
Fosfor : Daging dan kuning telur, bermanfaat untuk membantu tulang, gigi dan sel otot selalu bekerja dengan baik.
Kandungan yang perlu dihindari
Nasi putih, gandum dan jagung – Makanan ini terlalu tinggi mengandung zat gluten yang membuat kucing obesitas.
Kentang – Jenis umbi-umbian yang satu ini terlalu tinggi mengandung zat glesemik yang bisa berakibat kucing terkena penyakit gula darah.

Untuk makanan pabrikan anda akan mendapatkan makanan yang tersaji basah dan kering dalam kemasan, oleh karena itu mari kita bahas bagaimana 2 jenis makanan pabrikan ini:

Makanan basah

Makanan ini di olah dari daging yang berkualitas tinggi dan di buat dengan pengolahan yang di tumbuk menjadi sebuah bubur. Untuk jenis makanan ini bisa di pastikan sudah di sterilkan dan di pasteurisasi oleh berbagai pihak yang bertanggung jawab atas merk dagang makanan ini.
Jenis makanan kaleng memiliki kadar air yang cukup tinggi serta tidak memiliki kandungan zat pengawet, manfaat dari makanan ini antara lain berguna untuk kesehatan seperti adanya vitamin dan protein yang membantu mengurangi masalah buang air kecil, gagal ginjal, obesitas, sembelit serta diabetes pada kucing. Jika anda membeli makanan ini pastikan simpan makanan tersebut di dalam kulkas agar tidak basi.
Makanan basah mengandung 78% air, hal itu yang membuat kucing hanya memerlukan sedikit asupan air karena makanan basah telah memenuhi kebutuhan air mereka.

Makanan kering

Jenis makanan ini mempunyai gizi yang tidak kalah dengan makanan umum dan makanan kemasan, kelebihan makanan kering adalah cenderung mengandung karbohidrat dengan baik serta sedikit protein. Makanan kering juga solusi agar gigi kucing tetap sehat, makanan kering tidak menyisakan kotoran pada gigi kucing sehingga cukup baik untuk kesehatan gigi kucing anda. Dan perlu di ketahui kadar air di makanan kering untuk kucing hanya 10% yang dapat memungkinkan menurunkan faktor menci-menci pada kucing pada umumnya. 

Daftar Harga Cat Food All Variant


Merk Eureka

Eureka Kitten Food 1,5 KG Rp. 99.000
Eureka Holistic Cat Food 1,5 KG Rp. 96.000

Merk Friskies

Frieskies 2 In 1 Gravy Coated 1,1 KG Rp. 67.000
Frieskies Dewasa Tuna 7 KG Rp. 297.000
Frieskies Dewasa Ocean 1,5 KG Rp. 68.000
Frieskies Dewasa Ocean Fish 3 KG Rp. 147.000
Frieskies Dewasa Ocean Fish 450 GR Rp. 30.000
Frieskies Dewasa Ocean Fish 7 KG Rp. 297.000
Frieskies Dewasa Tuna 1,5 KG Rp. 68.000
Frieskies Kitten 400 GR Rp. 33.000
Frieskies Kitten Chicken & Fish 1,2 KG Rp. 66.000

Merk Nutri Source

Nutri Source Cat Kitten Chicken & Salmon Liver 7 KG Rp. 495.000
Nutri Source Cat Kitten Chicken & Rice 7 KG Rp. 479.000
Nutri Source Cat Senior Weight Management 7,26 KG Rp. 433.000

Merk Pet Forest

Pet Forest Persian Queen 500 GR Rp. 40.000

Merk Princess

Princess Cat Salmon 415 GR Rp. 15.000

Merk Pro Plan

Pro Plan Dewasa Chicken & Rice 3,18 KG Rp. 320.000
Pro Plan Dewasa Chicken & Rice 7,26 KG Rp. 588.000
Pro Plan Dewasa Salmon & Rice 3,18 KG Rp. 320.000
Pro Plan Dewasa Salmon & Rice 7,26 KG Rp. 588.000
Pro Plan Kitten 3,18 KG Rp. 320.000
Pro Plan Tract 3,18 KG Rp. 320.000

Merk Royal Canin

Royal Canin Dewasa Maine Coon 2 KG Rp. 240.000
Royal Canin Dewasa Maine Coon 400 GR Rp. 60.000
Royal Canin Dewasa Maine Coon 4 KG Rp. 430.000
Royal Canin Dewasa Persian 2 KG Rp. 240.000
Royal Canin Dewasa Persian 400 GR Rp. 60.000
Royal Canin Baby Cat Milk 300 GR Rp. 300.000
Royal Canin Baby Cat 4 KG Rp. 230.000

Tips Cara Sugar Glider Mengejar Owner / Chasing Run to Owner [English Sub]



Rabu, 07 Desember 2016

Cara membedakan Sugar Glider Ternakan / Captive Breed (CB) dengan Tangkapan Hutan / Wild Caught (WC)

Sugar Glider (SG) dapat dibedakan menjadi 2 macam berdasarkan asalnya, yaitu ternakan (Inggris: Captive Breed / CB) atau Tangkapan Liar Hutan (Inggris: Wild Caught / WC)

Sugar Glider CB adalah SG yang didapat dengan usaha ternak, baik itu oleh usaha penangkaran komersial, atau oleh hobiist / orang yang memelihara Sugar Glider sebagai hewan peliharaan / hobi lalu kemudian SG peliharaannya melahirkan. Sugar Glider WC adalah SG yang didapat dari perburuan / penangkapan SG liar di hutan. Pemburu biasanya mencari koloni yang ada di hutan kemudian menangkap seluruh koloni itu sekaligus.
 
Dari sisi harga, tentu sangat berbeda antara Sugar Glider CB dengan WC. SG CB akan jauh lebih mahal daripada SG WC. Kenapa demikian? Sugar Glider WC bisa dibilang didapat tanpa biaya yang mahal. Dalam sekali penggiriman SG WC, biasanya terdapat ratusan hingga ribuan SG sehingga jika dihitung per ekor, biayanya akan jauh lebih murah daripada SG CB. Sementara usaha peternakan Sugar Glider CB memerlukan waktu untuk menunggu SG kawin, hamil dan melahirkan. Setelah melahirkanpun tidak bisa langsung dijual karena masih menyusui. Belum lagi biaya perawatan sehari-hari untuk makanan, tenaga manusia dan kebersihan. SG WC tidak memerlukan biaya ini karena tentu saja mereka mencari makanan sendiri di alam liar.

SG CB biasanya dijual pada usia 1,5 – 2 bulan Out Of Pouch (OOP). Pada usia tersebut SG sudah bisa makan sendiri dan tidak bergantung pada air susu induknya. Jangan menjual apalagi membeli SG yang masih berusia dibawah 1,5 bulan atau yang masih memejamkan mata dan masih menyusui. Tidak ada yang bisa menggantikan air susu induk, sebaik apapun Anda merawat SG tersebut hasilnya akan jauh berbeda jika induknya yang menyusui dan merawatnya.
 
Beda halnya dengan SG WC. Pada umumnya SG WC yang dijual sudah berukuran dewasa, dan tidak mungkin mengetahui usia SG tersebut karena pada SG tidak ada penanda khusus selain ukuran tubuh untuk mengetahui usia SG. Menginjak usia 1 tahun dan seterusnya pada umunya ukuran tubuh SG tidak akan berubah banyak. Memang ada juga SG WC Joey yang ikut tertangkap dari hutan, tapi pada umumnya penjual akan menjual den mengatakan Joey tersebut ternakan meskipun didapat dari penangkapan hutan.

Cara membedakan Sugar Glider CB dan WC bisa dari beberapa hal
 
Harga
Sugar Glider CB akan lebih mahal daripada SG WC karena dalam beternak memerlukan modal yang besar, meliputi indukan, fasilitas untuk beternak (kandang, rumah, dll), biaya perawatan setiap hari (makanan, air, kebersihan, gaji karyawan) dan tentu faktor resiko (SG sakit, mati, dll)
 
Usia
  • Penjual dan peternak yang berpengalaman dan memang fokus pada penjualan Sugar Glider pada umumnya menjual SG CB pada usia 1.5 – 2 bulan. Tidak mungkin penjual SG yang professional menjual SG CB berusia 3-4 bulan apalagi diatas 5 bulan. Kenapa demikian? Karena suplai Joey 1.5—2 bulan saja masih sangat kurang dibandingkan permintaan yang ada. Sudah bisa dipastikan akan selalu habis sebelum SG tersebut menginjak usia 3-4 bulan. Kecuali penjual tersebut dititipi orang hobiist yang sudah bosan dengan SG nya untuk menjual SG yang sudah besar / bukan joey lagi, dan itupun pasti jarang terjadi.
  • Kalau ada orang yang mengaku breeder besar, namun SG yang dia jual berusia 3-4 bulan dan harganya lebih murah daripada yang berusia 1.5-2 bulan, sudah bisa dipastikan itu adalah PENIPU. SG 3-4 bulan-nya pasti SG WC yang berukuran kecil, bukan murni CB. Bagaimana mungkin penjual memberi harga SG yang lebih tua 3-4 bulan dengan harga yang lebih murah daripada yang 1.5-2 bulan kalau sama-sama CB-nya? Padahal yang berusia 3-4 bulan memerlukan waktu dan perawatan yang tentu lebih lama dan lebih mahal daripada yang berusia 1.5-2 bulan.
Penampilan Fisik
  • SG WC, diambil dari hutan dalam jumlah yang besar, dimasukkan dalam satu kotak kayu yang besar bersama dengan puluhan – ratusan SG yang lain selama berhari-hari pengiriman dari hutan ke kota. Tentu ada kemungkinan terjadinya berbagai macam penyakit ataupun cacat fisik pada anggota tubuhnya. Selain itu kotoran dan air kencing juga akan menempel pada bulu mereka sehingga bulu akan berwarna coklat-kuning kotor dan jika dipegang akan terasa tidak sehalus dan selembut bulu SG CB.
  • SG CB terutama joey, memiliki penampilan yang bersih, bulu yang berwarna putih abu-abu serta sangat lembut.
  • SG CB yang diberi makan hanya bubur bayi saja seumur hidupnya akan mengalami kekurangan nutrisi, sehingga pada umumnya hamper semua SG CB yang berusia 1 tahun ke atas warna bulunya akan mengalami perubahan (discoloration) dari abu-abu menjadi coklat / kuning.
  • SG CB yang diberi makan dengan suplemen nutrisi yang benar seperti HPW Complete atau Instant HPW kemungkinannya akan lebih besar utnuk dapat mempertahankan warna abu-abu bersihnya hingga usia tua. Jika Anda ingin SG kesayangan tetap berwarna putih abu-abu bersih, pastikan untuk memberikan makanan yang lengkap gizi dan suplemen  yang baik setiap hari pada SG Anda.

Cara Merawat Sugar Glider (Sebelum membeli, Housing, Bonding)

Sebelum membeli
  1. Pastikan punya waktu yang cukup untuk merawat SG
  2. Miliki kandang yang berukuran cukup besar karena SG hewan yang aktif
  3. Pelajari dulu tentang karakteristik dan pemeliharaan SG
  4. Cari info tentang penjual yang bisa dipercaya. Pilihlah penjual yang memberi support dan konsultasi baik selama setidaknya 1 bulan setelah Anda membeli SG tersebut.
  5. HATI-HATI! Banyak penipuan SG Wild Caught (WC) diklaim sebagai Captive Breed (CB). SG WC adalah SG yang ditangkap dari hutan, keadaannya liar dan beresiko tinggi membawa penyakit / cacat. Banyak kejadian SG WC mati hanya beberapa hari setelah dibeli. PILIHLAH SELALU SG CB (hasil ternakan) untuk menjamin kualitas SG yang Anda beli!
  6. JANGAN membeli SG yang terlalu muda! Usia minimal adalah 1,5 bulan. 2 bulan lebih baik.
  7. Pilihlah SG yang berkualitas baik, sehat, aktif, anggota tubuh lengkap, gigi tidak dipotong dan bulu tidak rontok.
  8. Sugar Glider dapat hidup selama 10 - 14 tahun dengan perawatan (makanan, lingkungan, dll) yang benar, karena itu pastikan kamu memiliki komitmen untuk merawat hewan selama itu.
Sesudah membeli 
  1. Pastikan selalu ada air minum bersih (jangan air kran). Dot hamster lebih baik dan bersih daripada wadah terbuka. Pengenalan dot sebagai tempat minum bisa dengan memberi campuran madu ke air dalam dot, kemudian sodorkan ujung dot tersebut ke mulut SG Anda agar dia mengerti.
  2. Letakkan kandang SG di tempat yang aman, jauh dari gangguan binatang peliharaan lain (jika ada) dan jauh dari resiko suara keras yang bisa membuat SG terkejut.
  3. SG perlu waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, penjinakan dan proses bonding terjadi dalam hitungan minggu dan bulan, bukan hitungan hari.
  4. Tanda-tanda SG sakit? Mata sayu, perilaku tidak seperti biasanya, bulu rontok.
  5. Makanan yang harus dihindari: susu, bawang-bawang an, buah yang terlalu kecut. BE SAFE! Jika tidak yakin, jangan diberikan.
  6. Potong kuku SG Anda ketika terlalu panjang dan sering tersangkut di pouch nya.
  7. Jangkrik / serangga boleh diberikan pada SG, namun waspadai potensi alfatoksin pada jangkrik.
  8. Perilaku di luar kebisaaan bisa menjadi indikasi masalah pada SG. Masalah kesehatan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter hewan. Gejala sama tapi penyebab berbeda = penanganan yang berbeda. Misal hairloss karena overgrooming, kutu, jamur.

Housing / Kandang
Semakin besar, semakin baik. SG adalah hewan aboreal yang sangat aktif. Semakin besar kandang = semakin besar peluang SG untuk berolahraga. Letakkan kandang di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Isilah kandang dengan berbagai mainan dan ranting kayu. Kesehatan SG tidak hanya meliputi kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental. Sebagai hewan yang sangat aktif, mereka perlu stimulus untuk memenuhi kebutuhan psikologismereka. Berikan juga tempat tidur (sleeping / cage pouch), dan pastikan untuk mencucinya secara teratur.
SG akan mengigit dan mengunyah cabang pohon atau benda-benda lain dalam kandang. Hal ini normal dan merupakan cara SG untuk bemain dan membersihkan giginya.

Makanan
SG termasuk omnivora, yang berarti mereka bisa (mau) makan hampir semua jenis makanan. Di alam liar makanan alamiSG adalah getah pohon, nectar, buah-buahan, dan serangga. Tidak mungkin kita bisa menyediakan makanan persis seperti yang mereka makan di alam. Beberapa perusahaan telah menciptakan makanan khusus untuk Sugar Glider. Pastikan makanan yang Anda gunakan dibuat oleh perusahaan terpercaya dan dapat dipertanggung jawabkan.

Buah-buahan sangat bagus dan sangat disarankan untuk diberikan setiap hari selain makanan utama yang Anda berikan untuk SG Anda. Salah satu buah yang kami sarankan untuk diberikan setiap hari adalah pepaya, karena memiliki kandungan kalsium yang tinggi, membantu mencegah Hind Leg Paralysis.

Bonding
Salah satu keunikan SG adalah dia dapat sangat jinak dan “lengket” dengan pemiliknya. Untuk bisa seperti itu, kunci utama adalah KESABARAN.

Pada saat Anda baru membeli SG, hari-hari pertama SG tersebut bisa stress karena perubahan lingkungan. Bersabarlahdan jangan terlalu terburu-buru. Biarkan 1-2 hari di dalam kandang tanpa diganggu oleh Anda. sering-sering lah mengajak bicara SG agar dia mengenal suara Anda. Letakkan baju bekas Anda di sekitar kandang agar SG familiar dengan bau tubuh Anda.

Bonding dibangun dari kepercayaan / trust. Untuk membangun trust tersebut, Anda harus meyakinkan SG bahwa manusia bukanlah ancaman baginya. Berilah makan dengan tangan (handsfeed) setiap hari, ajak bicara, dan ajak jalan-jalan SG dengan menggunakan travel pouch.



Fakta-Fakta tentang Kucing

  1. Kucing memiliki 30 ruas tulang belakang, yaitu 5 kali lebih banyak dari manusia
  2. Kucing memiliki 230 tulang, yaitu 24 kali lebih banyak dari manusia
  3. Kucing tidak memiliki collarbone, sehingga memungkinkan masuk melewati celah selebar kepalanya
  4. Kelenturan tubuh kucing sangat menakjubkan, kaki depannya dapat diputar ke segala arah dan setengah bagian tubuhnya dapat bergerak ke arah yang berlawanan
  5. Pendengaran kucing lebih sensitif dari manusia dan anjing. Batas pendengaran kucing 65 khz, sedangkan manusia 20 khz
  6. Kucing memiliki mata terbesar dibandingkan dengan mamalia lainnya (dalam hubungannya dengan besarnya tubuh)
  7. Kucing tidak dapat melihat pada kegelapan total, akan tetapi ketajaman matanya pada malam hari sangat baik. Mata kucing memiliki lapisan perefleksi cahaya yang disebut tapetum yang dapat berfungsi untuk memperkuat cahaya yang masuk retina.
  8. Cakupan pandangan kucing 185 derajat
  9. Kucing memiliki indera penciuman 20-80 juta sel olfactory, sedangkan manusia hanya 5-20 juta
  10. Denyut nadi kucing normal antara 110-170 denyutan per menit (jika anda ingin melakukan pengecekan denyut nadi lakukan di paha belakang di bagian sendi yang menghubungkan kaki dengan tubuh)
  11. Kucing menarik nafas sebanyak 20-40 kali per menit
  12. Suhu tubuh kucing normal 102 °F atau 38.8 °C
  13. Kucing kampung dapat lari dengan kecepatan 31 mile per jam
  14. Kucing memiliki system syaraf yang sangat sensitif.
  15. Kucing dapat melompat ke ketinggian 5 kali tinggi badannya.
  16. Setiap kucing memiliki nose pad yang sangat khas, sehingga tidak akan penah ada dua kucing yang memiliki sidik hidung yang sama
  17. Kucing merespon panggilan wanita lebih baik dari pada pria, mungkin karena suata wanita memiliki puncak yang lebih tinggi
  18. Orang yang alergi terhadap kucing pada umumnya alergi terhadap air liur kucing
  19. Telah dibuktikan secara ilmiah bahwa mengelus-elus kucing merupakan salah satu cara menurunkan tekanan darah kita.
  20.  Rata-rata umur kucing 15-16 tahun.
  21. Untuk menentukan kesetaraan umur kucing dengan umur orang, mulailah dengan 20 tahun sebagai umur tahun pertama kucing, kemudian tambahkan 4 tahun umur manusia untuk setiap umur tahun kucing. Sebagai contoh : Jika kucing anda berumur 4 tahun berarti umurnya setara dengan 20 tahun (untuk umur 1 tahun) ditambah 3 x 4 tahun,yaitu setara dengan umur 32 tahun pada orang.
  22. Kucing memiliki daya penciuman yang sangat baik. Ini adalah alasan mengapa kucing tidak akan menggunakan kotak sampah kotor. Dan mereka juga memiliki pendengaran yang bagus.
  23. Kucing benci bau parfum. Mereka juga membenci aroma jeruk dan lemon.
  24. Kucing menganggap daerah yang memiliki bau amonia sebagai daerah eliminasi. Jadi, tidak dianjurkan untuk menggunakan amonia untuk membersihkan bau urin kucing.
  25. Seekor kucing mengetahui perubahan dalam suasana hati Anda, dan kadang-kadang itu akan mempengaruhi kucing Anda.
  26. Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”. Kalau bahasa Jepang sering ditulis dengan kata “Nya”.
  27. Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya.
  28. Kucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.
  29. Pintu khusus kucing (cat flap) yang biasa terdapat pada pintu rumah, ditemukan pertama kali oleh Sir Isaac Newton (penemu hukum gravitasi).
  30. Ekor kucing dipergunakan untuk menjaga keseimbangaan, terutama ketika sedang melompat atau berlari.
  31. Kucing memakan rumput dengan tujuan memperbaiki pencernaan dan membantu mengeluarkan rambut yang tertelan dan menumpuk di lambung.
  32. Kucing yang sehat mempunyai suhu tubuh 38°C – 39.5°C.
  33. Kucing betina matang secara seksual ketika berumur 6-10 bulan, sedangkan kucing jantan pada umur 9 -12 bulan.
  34. Rata-rata jumlah anak kucing dalam satu kelahiran adalah 2-6 ekor.
  35. Dengkuran kucing (purring) tidak selalu menunjukkan bahwa kucing dalam keadaan nyaman. Kucing juga akan melakukan hal yang serupa dan lebih keras pada saat dalam keadaan stres atau kesakitan
  36. Semua kucing memerlukan taurine dalam makanan untuk mencegah kebutaan. Kucing juga harus mengkonsumsi sejumlah lemak dalam makanan karena tidak dapat memproduksi lemak sendiri.
  37. Ketika seekor kucing menggosokkan badannya ke kaki atau badan anda, ia sedang menandai anda dengan baunya dan menyatakan anda sebagai pemiliknya.
  38. Rata-rata umur kucing yang hidup di luar rumah sekitar 3-5 tahun, sementara yang hidup didalam rumah dapat mencapai umur 16 tahun atau lebih lama.
  39. Rata-rata waktu tidur kucing sekitar 16 jam
  40. Kaki depan kucing mempunyai 5 jari dan 4 jari pada kaki belakang. Kucing yang lahir dengan 6 atau 7 jari pada kaki depan dan tambahan jari pada kaki belakang disebut polidaktil.
  41. Kucing dewasa mempunyai 30 buah gigi, 16 buah di rahang atas dan 14 buah di rahang bawah.
  42. Ada sekitar 9600 helai rambut tiap cm2 kulit bagian atas dan sekitar 19200 helai rambut tiap cm2 kulit bagian bawah.
  43. Lidah kucing tidak dapat merasa karena kurangnya sensor syaraf perasa di lidah. Manusia mempunyai sekitar 9000 sensor syaraf perasa di lidah, sedangkan kucing hanya mempunyai 473 buah. Nafsu makan kucing terutama dipengaruhi oleh bau bukan rasa makanan.